Profil Desa Girimulyo

Mengenal lebih dekat Desa Girimulyo

Sejarah Desa

Desa Girimulyo memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak zaman kerajaan Mataram. Nama "Girimulyo" berasal dari kata "Giri" yang berarti gunung dan "Mulyo" yang berarti mulia atau makmur, mencerminkan harapan akan kejayaan dan kemakmuran desa yang berada di lereng pegunungan.

Pada masa penjajahan Belanda, wilayah Girimulyo menjadi salah satu sentra pertanian yang penting. Masyarakat desa telah lama mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian utama, terutama tanaman padi, jagung, dan sayuran serta peternakan sapi perah.

Setelah Indonesia merdeka, Desa Girimulyo terus berkembang dan melakukan berbagai pembenahan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hingga saat ini, Desa Girimulyo terus berupaya menjadi desa mandiri dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal.

Visi

"Terwujudnya Desa Girimulyo yang Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya Berlandaskan Iman dan Taqwa pada Tahun 2025"

Misi
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
  • Mengembangkan potensi ekonomi desa
  • Memperbaiki infrastruktur desa
  • Melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur

Data Umum Desa

Wilayah
Luas Wilayah318 Ha
Luas Perkebunan13.7 Ha
Luas Pemukiman4.10 Ha
Jumlah Dusun3 Dusun
Penduduk
Jumlah Penduduk1.828 Jiwa
Laki-laki930 Jiwa
Perempuan898 Jiwa
Kepadatan Penduduk575 Jiwa / Km²

Letak Geografis

Lokasi: Desa Girimulyo terletak di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Batas Wilayah:
  • • Sebelah Utara: Desa Ngemplak
  • • Sebelah Selatan: Desa Tanjungsari
  • • Sebelah Timur: Desa Wonoroto
  • • Sebelah Barat: Desa Dampit

Topografi: Desa Girimulyo berada pada ketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut dengan topografi berbukit dan dataran.

Iklim: Beriklim tropis dengan curah hujan sedang, cocok untuk pertanian dan perkebunan.

Struktur Pemerintahan Desa

Kepala Desa

Bapak Budiman

Sekretaris Desa

Nasikin

Kaur Keuangan

Bapak Edi Susanto

Kaur Umum

Ibu Retno Wulandari

Kasi Pemerintahan

Bapak Agus Priyanto

Kasi Kesejahteraan

Ibu Endang Susilowati